Aksi OSIS SMPN 1 Gresik: Pengumpulan Zakat Fitrah untuk Warga Sekitar
Bulan Ramadhan selalu menjadi waktu yang paling tepat bagi institusi pendidikan untuk mengajarkan nilai-nilai filantropi kepada para siswanya. Di SMPN 1 Gresik, organisasi siswa intra sekolah atau Aksi OSIS mengambil inisiatif yang sangat mulia dengan mengkoordinasikan program pengumpulan dan penyaluran zakat fitrah. Langkah ini bukan sekadar tugas rutin tahunan, melainkan upaya konkret untuk melatih kepekaan sosial dan kepemimpinan siswa dalam mengelola amanah umat secara transparan, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Penyaluran zakat fitrah ini difokuskan kepada warga sekitar lingkungan sekolah yang memang membutuhkan bantuan ekonomi, khususnya menjelang perayaan hari raya Idul Fitri. Bagi SMPN 1 Gresik, melibatkan siswa dalam proses ini adalah bentuk pendidikan karakter yang nyata. Mereka diajarkan bagaimana melakukan survei kecil untuk mendata warga, menghitung jumlah zakat yang masuk, hingga mendistribusikannya secara langsung ke pintu-pintu rumah warga. Proses yang melibatkan interaksi langsung ini sangat membekas bagi para pengurus OSIS, karena mereka bisa melihat secara langsung senyum kebahagiaan dari orang-orang yang menerima bantuan.
Selama proses pengumpulan, siswa berperan sebagai petugas yang menerima zakat dari teman-teman sekolah dan guru. Di sini, nilai kejujuran menjadi poin utama yang ditekankan oleh guru pembimbing. Setiap butir beras atau nilai uang yang masuk harus dicatat dengan detail. Siswa belajar bahwa dalam mengelola dana zakat, integritas adalah harga mati. Pengalaman ini memberikan keterampilan manajerial yang berharga, di mana mereka harus bekerja secara tim, berkomunikasi dengan berbagai pihak, dan menjaga kepercayaan yang diberikan oleh para muzakki (pemberi zakat) di lingkungan sekolah.
Selain aspek manajerial, aksi ini juga mempererat silaturahmi antara pihak sekolah dengan warga di sekitar gedung sekolah. Hubungan yang harmonis antara sekolah dan lingkungan masyarakat adalah modal sosial yang sangat penting bagi keberlangsungan kegiatan pendidikan. Ketika warga sekitar merasa terbantu oleh keberadaan sekolah, maka lingkungan sekolah pun akan menjadi lebih aman dan mendukung segala aktivitas positif para siswa. Hal ini menciptakan simbiosis mutualisme yang sangat indah di bulan yang penuh berkah ini.
